Musrenbang RKPD 2027, Lampung Barat Fokus Transformasi Infrastruktur, Pendidikan, Ekonomi dan Pelayanan Publik.
Lampung Barat - Pemerintah Kabupaten Lampung Barat
menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja
Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kabupaten di Aula Kagungan
Setdakab.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan
Kekuhan, kemudian dilanjutkan penanda tanganan berita acara oleh Bupati dan
wakil Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus - Mad Hasnurin beserta Kepala
Bappeda Provinsi Lampung Anang Risgiyanto.
Pelaksanaan Musrenbang Kabupaten ini
merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat Pekon dan Kecamatan pada awal
tahun 2026 lalu. Masing-masing berikut jumlah usulan, tingkat Pekon 1.380,
Kecamatan 1. 380 dan tingkat Kabupaten 451. Dari keseluruhan usulan pendidikan,
infrastruktur, perkebunan serta peternakan akan menjadi skala prioritas.
Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa
Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan
daerah, dengan menekankan transformasi infrastruktur, transformasi ekonomi, dan
pelayanan publik sebagai pilar utama menuju Lampung Barat Hebat dan Setia.
Menurutnya, Musrenbang ini merupakan
rangkaian dari proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat Pekon
(Desa), kecamatan, hingga Kabupaten yang nantinya akan dilanjutkan tingkat
Provinsi.
"Musrenbang ini menjadi simpul
akumulasi dari seluruh proses perencanaan pembangunan, sekaligus wadah untuk
menyepakati prioritas pembangunan daerah, program kegiatan, serta sinkronisasi
dengan program provinsi dan nasional," kata Parosil Mabsus.
Bupati juga memaparkan sejumlah capaian
pembangunan Tahun 2025 diantaranya pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45%, tingkat
kemiskinan menurun menjadi 9,93%, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai
73,14, tingkat pengangguran terbuka terendah di Provinsi Lampung 2,11%, Angka
Kematian Ibu (AKI) yaitu 19,60 poin atau hanya 1 kasus kematian ibu sedangkan
Angka Kematian Bayi (AKB) yaitu 4,51 poin atau 23 kasus kematian bayi.
"Program unggulan serta dukungan pusat
dan Provinsi diantaranya pengembangan desa wisata budaya, program Desaku maju,
pembangunan infrastruktur wilayah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) 69.492
penerima, 29 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)," jelasnya.
Selain itu, Koperasi Desa Kelurahan Merah
Putih (KDMP) sebanyak 135 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dengan 82 gerai,
yang lebih dari 100% ada 4 gerai, yang lebih 90% ada 2 gerai dan 76 gerai
lainnya masih di bawah 90%. Sekolah Rakyat yang saat ini dalam tahap persiapan
lahan hibah dari provinsi, program Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) dan
pembentukan Satgas hingga pekon dan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB).
Prioritas Rancangan RKPD Kabupaten Lampung Barat 2027 meliputi : Peningkatan kualitas daya saing Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, transformasi ekonomi inklusif dan hilirisasi, pendidikan, pembangunan infrastruktur strategis ramah lingkungan, penguatan inovasi kewirausahaan daerah serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi desa.
Sementara, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani
Djausal melalui Kepala Bappeda Lampung Anang Risgiyanto mengapresiasi kepada
seluruh perangkat daerah di Lampung Barat yang telah menunjukkan kinerja di
tahun 2025 dengan baik, meski mengalami episiensi namun dapat menunjukkan
kinerja yang maksimal.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan
membutuhkan peran aktif seluruh pihak. "Mari kita sinergikan langkah
menuju Lampung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing," tutupnya.(adv)








No comments