PAROSIL–MAD HASNURIN KONSISTEN! DARI SERAGAM GRATIS HINGGA BEASISWA, LAMPUNG BARAT BANGUN GENERASI UNGGUL DARI HULU KE HILIR
Lampung Barat – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam membangun
sumber daya manusia terus dibuktikan secara nyata dan berkelanjutan.
Tidak hanya sebatas wacana, berbagai
program konkret terus digulirkan sejak periode pertama kepemimpinan Bupati
Lampung Barat, Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin (PM) pada
2017–2022, hingga berlanjut di periode kedua 2025–2030.
Salah satu program unggulan yang menjadi
bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat adalah program seragam
sekolah gratis, yang merupakan bagian dari program besar bertajuk “Semua Bisa
Sekolah”.
Program ini dirancang secara komprehensif
dari hulu hingga hilir, dimulai dari memastikan akses pendidikan dasar yang
merata hingga mendorong generasi muda melanjutkan pendidikan ke jenjang yang
lebih tinggi melalui program beasiswa.
Program seragam sekolah gratis hadir
sebagai solusi nyata dalam meringankan beban biaya pendidikan masyarakat di
Bumi Beguai Jejama Sai Betik.
Pemerintah daerah memahami bahwa kebutuhan
dasar seperti seragam sering kali menjadi kendala bagi sebagian keluarga untuk
menyekolahkan anak-anak mereka.
Melalui program ini, Pemkab Lampung Barat
tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga berupaya menciptakan
kesetaraan di lingkungan sekolah.
Anak-anak dapat belajar dengan rasa percaya
diri tanpa adanya kesenjangan sosial akibat perbedaan kondisi ekonomi.
Pada tahun ajaran 2026/2027, program ini
akan kembali digulirkan dengan cakupan yang luas oleh Pemkab Lampung Barat
melalui Dinas Pendidikan setempat.
Tercatat sebanyak 5.595 siswa SD/MI dan
5.190 siswa SMP/MTs akan menjadi penerima manfaat.
Jumlah sekolah yang terlibat pun cukup
besar, yakni 248 SD/MI dan 92 SMP/MTs di seluruh Lampung Barat yang mencakup 15
kecamatan.
Setiap siswa menerima tiga stel seragam
lengkap, mulai dari seragam merah putih atau putih biru, seragam batik, hingga
seragam Pramuka.
Kebijakan ini merupakan bentuk peningkatan
layanan dan komitmen Pemkab Lampung Barat di bawah kepemimpinan PM untuk
pemerataan pendidikan di kabupaten yang berjuluk negeri di atas awan.
Bupati Parosil menyatakan, bahwa program
seragam gratis bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga memiliki dampak
psikologis yang besar bagi siswa.
“Dengan seragam yang layak dan sama,
anak-anak kita lebih percaya diri, tidak ada lagi rasa minder. Semua punya
kesempatan yang sama untuk meraih prestasi,” ungkapnya.
Menurutnya, kesetaraan di lingkungan
pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang kompetitif
dan berkarakter.
Komitmen Pemkab Lampung Barat tidak
berhenti pada jenjang pendidikan dasar dan menengah saja.
Sebagai bagian dari pembangunan SDM dari
sisi hilir, pemerintah daerah juga menghadirkan program beasiswa baru bagi
mahasiswa pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Beberapa program beasiswa yang disiapkan
antara lain: beasiswa pendidikan seni (musik dan tari) di Universitas Lampung
sebanyak 17 orang, beasiswa bahasa daerah di Universitas Lampung sebanyak 6
mahasiswa, dan beasiswa PGSD di Universitas Terbuka melalui SALUT AAF Way
Tenong sebanyak 30 mahasiswa.
Program ini menjadi langkah strategis untuk
mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga
mampu melestarikan budaya lokal serta memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di
masa depan.
Melalui rangkaian program pendidikan dari
seragam gratis hingga beasiswa, Pemkab Lampung Barat memiliki tujuan besar
dalam pembangunan daerah.
Tujuan itu di antaranya: meningkatkan akses
pendidikan yang merata, meringankan beban ekonomi masyarakat, mendorong
peningkatan kualitas sumber daya manusia, melestarikan budaya lokal melalui
pendidikan, mencetak tenaga pendidik dan generasi profesional masa depan.
Sebab, Bupati Parosil menegaskan bahwa
pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
“Pemerintah akan terus hadir di tengah
masyarakat untuk memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak Lampung Barat yang
tidak bisa sekolah karena alasan biaya. Karena bagi kami, setiap anak berhak
mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkecuali,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Parosil menaruh harapan
besar terhadap keberlanjutan program ini.
“Kami ingin anak-anak Lampung Barat tidak
hanya sekolah, tapi juga punya masa depan yang jelas. Dari seragam yang mereka
pakai hari ini, hingga gelar yang mereka raih di masa depan,” tutupnya.
Dengan komitmen yang konsisten dan langkah
nyata dari hulu hingga hilir, harapan masyarakat terhadap dunia pendidikan di
Lampung Barat terus tumbuh.
Program ini bukan sekadar bantuan seragam
atau beasiswa, melainkan simbol kehadiran pemerintah dalam membangun masa depan
generasi.
Dari seragam yang dikenakan hari ini,
tersimpan harapan besar akan lahirnya generasi Lampung Barat yang cerdas,
berkarakter, dan berdaya saing tinggi di masa depan.(adv)








No comments